Pemerintah Kabupaten Boyolali · Kecamatan WonosamodroKamis, 17 September 2026 · Kantor buka 08.00–15.00
Pendidikan

Jejak Sampah: Mengenalkan Sejarah Dan Pemilahan Sampah Kepada Siswa SD

Ditulis oleh Admin Sekretariat · 18 Agustus 2026 · 10 dibaca
Bagikan
Foto: Jejak Sampah: Mengenalkan Sejarah Dan Pemilahan Sampah Kepada Siswa SD

GARANGAN 20 Juli 2026 – Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Regular Tim II dari Desa Garangan Universitas Diponegoro telah sukses menyelenggarakan program kerja sosial kemasyarakatan Edukasi Jejak Sampah: Dulu dan Sekarang kepada siswa dan siswi kelas 4, 5, dan 6 di MI Muhammadiyah Dusun Garangan, Kecamatan Wonosamodro, pada Senin, 20 Juli 2026.

Kegiatan edukasi ini dilakukan sebagai bentuk pengenalan Sejarah pengelolaan sampah sekaligus meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sejak dini. Materi disampaikan secara interaktif dengan mengajak siswa mengenal perbedaan penggunaan dan pengelolaan sampah pada masa dahulu dan masa sekarang.

Mahasiswa KKN prodi Sejarah, Fitriati, menerangkan bahwa program ini merupakan upaya untuk mengenalkan kepada siswa mengenai perubahan pengelolaan sampah dari masa lalu hingga sekarang. Dari adanya edukasi ini ingin ditunjukkan bahwa sejak dahulu masyarakat telah memanfaatkan bahan-bahan alami dalam kehidupan sehari-hari. Melalui program ini diharapkan siswa dapat memahami dan belajar bahwa menjaga lingkungan merupakan kebiasaan yang perlu diterapkan dan terus dilestarikan.

Kegiatan ini diawali dengan memperkenalkan kepada siswa mengenai kebiasaan masyarakat pada masa lalu yang memanfaatkan bahan-bahan alami, seperti daun pisang, daun jati, bambu, dan tempurung kelapa sebagai wadah atau pembungkus makanan. Siswa kemudian diajak membandingkan dengan kondisi saat ini yang lebih banyak menggunakan kemasan plastik, stereofoam dan bahan sekali pakai. Selain mengenal perubahan dari masa ke masa, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi mengenai jenis-jenis sampah, yaitu sampah organik, anorganik, dan residu, serta pentingnya untuk memilah sampah sesuai dengan jenisnya. Penyampaian materi dilakukan menggunakan media presentasi yang dilengkapi dengan gambar dan contoh sederhana agar mudah dipahami oleh siswa

Untuk meningkatkan antusiasme siswa, kegiatan dilajutkan dengan Kuis Salah atau Benar. Dalam permainan ini, siswa menggunakan bendera yang berwarna merah dan hijau untuk menentukan apakah pernyataan yang diberikan benar atau salah. Pertanyaan yang diberikan berkaitan dengan materi Sejarah sampah, jenis sampah, serta kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pemilahan sampah, tetapi juga memahami bahwa kepedulian terhadap lingkungan bukanlah hal yang baru. Kebiasaan masyarakat dulu dalam memanfaatkan bahan dan alam dapat menjadi pembelajaran bagi anak muda sekarang untuk lebih bijak dalam menggunakan dan mengelola barang yang digunakan sehari-hari.

Kegiatan “Bijak Sampah Dulu dan Sekarang”, diharapkan dapat menumbuhkan kebijakan positif pada siswa untuk membuang dan memilah sampah pada tempatnya serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah maupun lingkungan sekitar. Edukasi ini juga menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN Universitas Diponegoro dalam mengintegrasikan pembelajaran Sejarah dengan isu lingkungan yang dekat dengan kehidupan sehari – hari. 

Tagkknundip
Berita terkaitSemua berita →
Jejak Sampah: Mengenalkan Sejarah Dan Pemilahan Sampah Kepada Siswa SD Desa Garangan